TIGA HARI PENCARIAN, KORBAN DITEMUKAN MENINGGAL


Perawang-Kantor SAR Pekanbaru, minggu (13/10).Selama tiga hari tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Pekanbaru,Polair  kab.Siak, Polsek tualang  Kab.Siak dan masyarakat setempat dimulai dari hari jumat (11/10)akhirnya berhasil mengevakuasi jenazah Leni Marlina(35) yang terletak di desa pinang sebatang kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Dari informasi  sebelumnya suami korban yang bernama James Butar-Butar(40) menelpon polsek Tualang  kab.Siak Bahwa istrinya yang bernama leni marlina tidak tahu dimana rimbanya, dengan kronologi bahwa sang istri pergi meninggalkan rumah pada pukul 05.45Wib(11/10), pada sore harinya pukul 11.00wib suami mendapatkan informasi dari salah satu anggota polsek Tualang Briptu Putra bahwa ada sebuah motor yang terletak diatas jembatan Maredan dengan surat STNK beserta kuncinya yang ada di jok motor atas nama James Butar-Butar, setelah diselidiki bahwasanya itu benar milik yang bersangkutan, akan tetapi korban tidak ada ditempat bahkan tidak ada saksi mata kemana korban perginya, apakah ke darat atau kesungai yang jelas dari pihak kepolisian belum bisa memastikan (A satu) bahwa korban bunuh diri,tindak kriminal  atau hanya meninggalkan jejak. Pada pukul 14.00wib kantor SAR Pekanbaru mendapat laporan dari salah satu warga desa pinang sebatang yang bernama James Butar-Butar Bahwa istrinya yang bernama Leni Marlina hilang sejak pukul 05.45wib hari jumat, akan tetapi sepeda motor yang di kendarai diatas jembatan maredan sedangkan kunci,stnk dan dompet yang berisi uang 75 rb ada didalam jok sepeda motor dalam keadaan terkunci , suami memperkirakan bahwa istrinya itu terjun kesungai siak .

Setelah mendapat laporan tersebut Plt Kepala kantor SAR Pekanbaru Selamet Riyadi,SH didampingi Kepala Sub Operasi SAR  Abdul Malik,S.Sos segera melakukan Persiapan (Briefing) dengan anggota Rescuer yang akan di berangkatkan menuju TKM (Tempat kejadian Musibah). Sebanyak 12 anggota Rescuer di berangkatkan dengan menggunakan RIB (Rigit Inflatable Boat).kapal dengan panjang 12 meter ini melaju dari Pelabuhan sungai Duku ke Tempat Kejadian Musibah memakan waktu 30 menit, Dantim Rescuer Nahdi Sumaryono di dampingi Humas Kantor SAR Pekanbaru Kukuh widodo segera melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan keluarga korban untuk mengetahui kronologi yang sebenarnya,sedangkan dari pihak keluarga dan kepolisian juga belum memastikan bahwa kejadian ini belum pasti (A satu), korban di darat atau disungai. Akan tetapi dari pihak keluarga meminta kepada Tim Rescuer Supaya mencari di area sungai karena dari pihak keluarga sudah menghubungi di darat kesemua pihak keluarga maupun handai tolan yang memungkinkan korban berhubungan, akan tetapi dengan hasil nihil.

Hari Kedua (12/10) Pasca Pencarian, Plt Kepala Kantor SAR Pekanbaru didampingi Kepala Sub Seksi Operasi melakukan koordinasi kembali dengan POLAIR dan Polsek Tualang Kab.Siak dengan hasil bahwa kejadian juga belum bisa dipastikan A satu. Maka Plt kepala Kantor SAR dan Kasubsi melakukan Briefing kembali dengan Anggota team Rescuer bahwasanya dalam waktu tiga hari dalam pencarian korban belum diketemukan maka Team bisa kembali ke kantor SAR Pekanbaru akan tetapi pekembangannya  dipantau dan terus berkoordinasi dengan pihak keluarga dan kepolisian.

Hari ketiga (13/11) pada pukul 06.00wib Team Rescuer kembali melakukan pecarian korban dengan radius tujuh kilo meter kearah hilir dan empat kilometer kearah hulu dengan menggunkan Rigit. Pada pukul 08.10wib akhirnya pencarian membuahkan hasil, pada titik koordinat 00 39 19.1E-101 37 55.6E korban atas Leni Marlina ditemukan meninggal dunia,kurang lebih jarak 1 kilometer dari TKM. jenazah korban diserahkan kepihak keluarga dan kepolisian untuk segera di lakukan Visum, apakah korban terindikasi tindak Kriminal atau Murni tindakan Bunuh Diri.

Dengan ditemukannya korban, Tim SAR Gabungan kembali keinstansi masing masing.(Humas Koeh)  



Kategori General Berita .
Pengunggah : author
13 October 9:00 WIB