KAPAL SEMBAKO TENGGELAM DI PERAIRAN DESA LUKIT


Pekanbaru,- Kapal Motor (KM) Sri Ayu pengangkut sembako dari selatpanjang tujuan Siak kecil tenggelam, Selasa(23/12) sekitar pukul 05.00 wib. Hingga kini dari tiga orang yang berada didalam kapal, satu orang masih hilang dan dalam proses pencarian.

Tenggelamnya kapal tersebut diduga kuat karena gelombang tinggi yang terjadi di wilayah kepulauan meranti. Kejadian tenggelamnya kapal tersebut terjadi di perairan desa lukit, kecamatan merbau.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi mengatakan, Korban yang selamat yakni Ariel (50) yang bertugas sebagai nakhoda, Seli (48) sebagai anak buah kapal (ABK), sementara korban yang belum ditemukan yakni ijal (48)yang bertugas sebagai kepala kamar mesin (KKM). (24/12) Hingga kini pencarian masih terus dilakukan oleh TIM SAR gabungan terdiri dari Basarnas Pekanbaru, Unit Pol Air kepulauan Meranti Pos bandul, dibantu Dit Pol Air Polda Riau dan juga masyarakat setempat.

Diduga kapal tersebut tenggelam setelah terkena hantaman gelombang laut yang sangat kuat,”ungkap Kapolres. Kapal tersebut tambahnya mulai berangkat dari selat panjang sekitar pukul 17.00 Wib. Karena gelombang tinggi akhirnya kapal tersebut tak mampu menahan kuatnya gelombang hingga tenggelam disekitar perairan Desa Lukit. Setelah karam Nakhoda dan ABK sempat menyelamatkan diri dengan meloncat ke air. Sementara KKM tak bias diselamatkan karena sedang berada di kamar mesin.

Beruntung dua orang selamat bisa menyelamatkan diri dan meminta pertolongan warga nelayan. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung meminta pertolongan kepolisian.’setelah mendapat kabar tersebut kita langsung berkoordinasi dengan pihak Basarnas pekanbaru, sebut Kapolres.

Basarnas Pekanbaru menurun kan personil Pos SAR bengkalis ditambah tujuh personil dari Kantor SAR Pekanbaru untuk membantu melakukan pencarian, terang Abdul Malik.S.Sos Kasubsi Ops.(Dok koeh)



Kategori Kecelakaan Pelayaran .
Pengunggah : author