Kantor SAR Pekanbaru Simulasi Vehicle Accident Rescue


Pekanbaru--Tim Basarnas Pekanbaru melaju kencang menggunakan mobil Quick Response Force yang berwarna orange. Saat itu Basarnas Pekabaru mendapati informasi ada nya korban kecelakaan lalu lintas yang terjepit dibawah mobil. Kejadian berlangsung Selasa, 2 Mei 2017.Korban kecelakaan pada saat itu terjepit dibawah kolong mobil ,dengan kondisi kritis. Dengan sigap tim yang beranggotakan lima personil Basarnas segera mengeluarkan peratalan guna memberikan pertolongan kepada korban kecelakaan .Satu persatu personil Basarnas mengambil peralatan peralatan canggih dan mengamankan lokasi terjadi tabrakan guna di strilkan dengan memasang garis pembatas.

Mobil yang menghimpit korban tersebut di angkat ke atas  menggunakan peralatan canggih yang dimiliki Basarnas, dan tim yang lain sibuk menyiapkan tandu. Saat korban berhasil dikeluarkan dari bawah mobil , tim dengan sigap memberikan oksigen serta memberikan penyangga di bagian kepala, selanjutnya diangkat ke atas tandu dan diangkut kedalam ambulan yang sebelumnya sudah dihubungi pihak Basarnas Pekanbaru. Tak butuh waktu lama bagi tim Basarnas Pekabaru dalam memberikan pertolongan kepada korban kecelakaan, usai mobil ambulan berangkat membawa korban menuju rumah sakit.Seluruh tamu undangan dan juga personil Basarnas Pekanbaru langsung bertepuk tangan.

Pertololongan kepada korban kecelakaan ini merupakan rangkaian  Patihan Vehicle Accident Rescue (VAR) yang digelar oleh Basarnas Pekanbaru. Kegiatan dilaksanakan selama lima hari, dari tanggal 2 sampai 6 Mei 2017. Kegiatan dilaksanakan di Kantor SAR Pekanbaru. Dalam kegiatan ini Basarnas Pekanbaru melatih personil sekaligus yang berpotensi SAR.Pelatihan ini melibatkan ,TNI, Polri , Dinas Perhubungan Provinsi Riau , Satpol PP , SAR Kabupaten Pelalawan, dan SAR Kabupaten Indragiri Hilir. Kepala Kantor SAR  Pekanbaru Gusti Syaiful  Bachri dalam kata sambutannya mengatakan, program ini untuk menyiapkan SDM dan perpanjangan tangan SAR untuk membantu keselamatan manusia.  VAR ini patut di apresiakan karena kecelakaan banyak terjadi. Dengan dibekali pelatihan penyelematan , sangat memungkinkan kita dapat mengurangi angka kematian."Melakui pelatihan VAR ini kita tingkatkan kemampuan personil , Potensi SAR , dan diharapkan peserta mempunyai pengetahuan dan keterampilan menyelamatkan jiwa manusia" ujarnya.Selain itu  Gusti berharap seluruh Sember daya dan potensi SAR saling melengkapi kekurangan, dan Basarnas Pekanbaru  akan terus melakukan pembenahan dan menjalin komunikasi dengan beberapa elemen yakni Pemerintah , TNI, Polri , Potensi SAR dan juga masyarakat.

Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk se segera mungkin melaporkan kejadian  atau musibah yang menimpa warga baik di air maupun didarat."Personil kita siaga 24 jam, jadi kepada seluruh masyarakat yang mengetahui ada nya suatu kejadian sebaiknya melaporkan ke pihak yang sudah terlatih dalam hal memberikan pertolongan," jelasnya. (koeh)



Kategori General Artikel .
Pengunggah : miko
3 May 11:00 WIB