KANTOR SAR PEKANBARU MENGEVAKUASI KORBAN BANJIR


PEKANBARU - Badan SAR Nasional Kantor SAR Pekanbaru, sejak Sabtu hingga Minggu (16/11/14) malam, mengerahkan satu Tim Rescuer untuk membantu melakukan evakuasi sejumlah warga korban banjir di Empat desa di kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar. "Selain menyiagakan satu perahu karet, dua mobil dan sebuah tenda, kami juga telah menerjunkan 8 personel untuk membantu evakuasi warga yang menjadi korban banjir," kata Kepala Kantor SAR Pekanbaru Sukarta, SE melalui KasiOps Abdul Malik, Sos. Minggu malam di Posko Basarnas.

Tim SAR tersebut disiagakan di beberapa titik rawan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk yang dialami warga. "Mereka (personel SAR) bekerja secara bergantian dan bersiaga dibeberapa lokasi strategis untuk memudahkan proses evakuasi dan pemberian bantuan kepada warga korban banjir," kata KasiOps Abdul Malik itu.

Malik mengaku mendapat informasi dari Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BNPB) Kampar, setelah mendapat informasi maka ia selaku kasiops langsung mengerahkan satu tim rescue untu melakukan bantuan evakuasi bagi warga di empat desa. "Mereka fokus pada kegiatan evakuasi dan menolong masyarakat," jelasnya

Menurutnya, selain sudah memiliki keahlian khusus, tim SAR dilengkapi dengan sejumlah peralatan pendukung seperti perahu karet dengan mesin 40 dan 25 PK, alat selam, perlengkapan medis, dan pelampung.

"Mereka akan bertugas sepekan atau sampai keadaan atau situasi kembali kondusif, team rescue telah berhasil mengevakuasi satu keluarga warga Desa Gunung Sahilan yang salah satunya dalam kondisi sakit, setelah dilakukan evakuasi oleh Tim Rescue korban langsung di bawa ke Pukesmas Lipat Kain," katanya.

Ditambahkan Komandan Tim Rescue Yusuf bahwa team Rescue terus melakukan monitoring di 4 desa yang terendam banjir, dan pada pukul 10.00 WIB, team rescue membantu pihak PLN untuk memperbaiki jaringan kabel listrik desa sahilan darussalam yang rusak akibat banjir. Banjir di Empat Kecamatan di Kabupaten Kampar yang terjadi sejak Kamis, selain menggenangi pemukiman penduduk, juga menggenangi fasilitas umum dan gedung sekolah serta jalan jalan penghubung.(dok.media. Koeh)



Kategori General Berita .
Pengunggah : author
19 November 0:00 WIB