KANTOR SAR PEKANBARU MENGADAKAN LATIHAN MALINDO KE XXXVII


 

Pekanbaru,(01/07). Dalam Latihan SAR Malindo (Malaysia-indonesia) ke XXXVII kali ini Kantor SAR Pekanbaru melibatkan potensi SAR yang berada di Provinsi Riau, Pembukaan Pukul 09.00 Wib,  dipimpin oleh Mayor Jenderal Sumartono.SE selaku Deputi Bidang Operasi Badan SAR nasional, dengan tema latihan “meningkatkan kesiapsiagaan SAR dan koordinasi operasi SAR dalam pencapaian sasaran pengamanan didaerah perbatasan/sempadan kedua negara”. Latihan ini akan diselenggerakan selama Lima hari dari tanggal 1 juli s/d 5 juli 2013, dari instansi terkait hadir antara lain, TNI AU, Korem Pekanbaru, Kapolda Riau, Kasat Brimob Riau, Danlanal Dumai, Danpos TNI AL Bengkalis, Polairud Bengkalis, Polairud Siak, KP3 Pekanbaru, Adpel Dumai, Adpel pekanbaru, Adpel Bengkalis, Dishub Prov Riau, Dishub kab.Indragiri Hilir, BPBD Prov. Riau, Imigrasi Pekanbaru, BMKG Pekanbaru, PT.Pelindo Pekanbaru dan PT.Angkasa Pura.

 

Tim Indonesia dikoordinasi langsung oleh Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Zainul Thahar.ST yang bertindak sebagai SMC (SAR Mission Coordinator), sedangkan Mr. Eric Anak ladong dari KK SAR malaysia / observer  malaysia memimpin delegasi Malaysia.

 

Dalam Arahanya Deputi Bidang Operasi Badan SAR nasional mengatakan,” ini bersifat latihan jadi jangan takut salah, dan latihan ini bersifat teknis dan hanya latihan di Posko, nanti ada tim pengoreksi, Tujuan latihan malindo ini adalah untuk melatih dan mengembangkan MRSC Johor Bahru dan kantor SAR pekanbaru dalam menggkoordinasikan dan mengendalikan operasi bersama yang terjadi didaerah perbatasan, melaksanakan prosedur yang telah disetujui bersama, menggunakan dan menilai fasilitas dan komunikasi kedua Negara".

 

Hari pertama (01/06) kegiatan, peserta diberikan pemaparan materi oleh ishak.S.Sit.,M.Si (kasie Pelatihan Badan SAR Nasional) sekaligus acara gladi resik yang bertempat diruang Rapat kantor SAR pekanbaru. Hingga berita ini diturunkan kegiatan masih berlangsung (Humas kukuh)



Kategori General Artikel .
Pengunggah : author
29 October 18:16 WIB