BAPAK DAN ANAK PENJARING IKAN DI TEMUKAN MENINGGAL DUNIA


BENGKALIS-Bapak dan anak yang sedang menjaring ikan di laut di temukan meninggal dunia oleh TIM SAR Gabungan (Basarnas POS SAR Bengkalis, Polair Bengkalis, BPBD dan Masyarakat setempat) pada pukul 09.30 Wib, Hanapi (35) di temukan pada titik koordinat 01 29 33.36 N – 102 03 46,26 E dan Haikal (7) di temukan pada titik koordinat 01 29 43,68 N – 102 03 33,78 E dalam keadaan meninggal Dunia dan korban di bawa kerumah duka Rabu (15/03/17).Sebelumnya naas bagi Hanafi (35) dan anaknya Haikal (7), warga Desa Pangkalan Batang Kecamatan Bengkalis. Niat hendak menjaring, keduanya justru tenggelam di laut setelah sampan yang ditumpanginya terbalik, Senin (13/3/2017).Kantor SAR Pekanbaru melalui Pos SAR Bengkalis mendapatkan informasi bahwa ayah dan anak itu menjaring ikan di sekitaran laut Desa Pangkalan Batang. Entah apa penyebabnya, tiba-tiba sampan yang dinaiki terbalik. "Dia menjaring lepas salat ashar tadi, tiba-tiba sampan terbalik dan anaknya terjatuh. Ayahnya mau menyelamat anak tapi keduanya dikabarkan hilang," ungkap Penjabat Kades Pangkalan Batang, Muhammad Nasir.Disampaikan Nasir, keduanya masih dalam pencarian oleh warga. Sementara menurut saksi mata, Ijal mengungkap, usai salat Ashar, Hanafi dengan membawa anaknya terlihat mendorong sampan dari pantai ke laut."Kala itu air laut surut, kami lihat dia mendorong sampan kelaut. Sempat dia nebarkan jaring, sebelum sampannya terbalik," ungkap Ijal.Disebutkan dia, korban Hanafi sempat berenang dan teriak minta tolong sampai enam kali sebelum tenggelam dan hilang. "Dia pandai berenang, kami langsung kejar, nampak dia sudah mengangkat anaknya tapi langsung hilang, air pun tenang. Kami cari tak dapat-dapat," ujarnya. Warga setempat masih melakukan pencarian terhadap korban. Pos SAR Bengkalis di bantu unsur terkait melakukan pencarian kurang lebih 3 hari, akhir nya kedua korban di temukan, terang Dantim Pos SAR Bengkalis Transpiranto.(Hms/Koeh)



Kategori General Berita .
Pengunggah : author