BANJIR BANDANG DI KABUPATEN KAMPAR, RIAU


Pekanbaru,-(16/01) .Curah Hujan  yang semakin intensif di Provinsi Riau pada umumnya dan di kabupaten Kampar pada Khususnya mengakibatkan Debit air semakin Bertambah, salah Satu Waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang mengalami penambahan Debit Air hingga 1,5 s/d 2 meter , untuk mengantisipasi itu, Pemda Kabupaten Kampar melakukan pengurangan Debit  Air dengan cara membuka Pintu Waduk PLTA, dengan adanya pembukan pintu waduk PLTA maka daerah sekitar waduk akan mengalami dampaknya yaitu banjir,  sehingga pemda Kampar perlu adanya persiapan evakuasi warga sekitar yang terkena banjir.

Kepala BPBD Kabupaten Kampar  M.nasir mengatakan,’Bahwa ini adalah instruksi dari Pemda kabupaten Kampar, yang mana tahun-tahun sebelumnya sudah kita laksanakan untuk membuka Pintu Waduk PLTA ini dengan adanya Debit Air air yang bertambah akan mengakibatkan tekanan pada waduk dan akan mengakibatkan kerusakaan, pasti akan terjadinya Banjir dan merendam daerah sekitar aliran sungai Kampar ini dan tentunya juga kita sudah mempersiapkan antisipasinya,terangnya.

Tambah Nasir,’adapun dampak dari pembukaan Pintu waduk PLTA ini ada 5 daerah yang teremdam banjir diantaranya Desa Tj.Rambutan sebanyak 128 KK, Desa Pulau rambai 120 KK, Desa Batu Belah 250 KK, Bangkinang Kota 30 KK dan Desa Tj.Berulak 30 KK. Adapun daerah tersebut akan kita evakuasi dari Pihak BPBD Kabupaten Kampar di bantu Dari Pihak Basarnas Pekanbaru’, ujarnya.

Kepala Sub Seksie Operasi SAR Kantor SAR Pekanbaru  Abdul Malik.S.Sos menginstruksikan anggota Rescuer untuk melakukan tindakan Evakuasi warga yang terkena banjir dan berkoordinasi dengan pihak BPBD Kampar. (koeh)



Kategori General Berita .
Pengunggah : author
16 January 0:00 WIB